Banyuwangi-KUA Srono kembali menggelar kegiatan
Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin, yang diadakan pada hari Senin, 11
Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan
Menteri Agama Nomor 22 Tahun 2024 dan Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor 2
Tahun 2024, yang mewajibkan calon pengantin untuk mengikuti bimbingan di KUA
sebelum melangsungkan pernikahan.
Acara ini dihadiri oleh puluhan pasangan calon
pengantin yang antusias mengikuti setiap sesi materi yang diberikan. Pemateri
pertama, Zaenab Lilis Inayati, menyampaikan materi mengenai Peran Istri
dalam Mengasuh Anak. Dalam pemaparannya, Zaenab mengungkapkan bahwa
ibu adalah pendidik pertama bagi anak-anaknya, yang berperan penting dalam
perkembangan mental dan karakter anak sejak usia dini. Zaenab juga menekankan
pentingnya peran ibu dalam mendidik dan memberikan teladan baik bagi anak-anak
agar kelak mereka tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Sesi kedua dilanjutkan oleh Iskandar,
seorang Penyuluh Agama Islam, yang mengangkat tema Pentingnya Peran
Suami Sebagai Pemimpin Rumah Tangga. Iskandar menjelaskan bahwa
seorang suami memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin dan menjaga
kesejahteraan keluarganya. Seorang suami harus menjadi teladan, membimbing, dan
memberikan arah yang jelas bagi istrinya serta anak-anaknya, demi tercapainya
keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah.
Peserta bimbingan terlihat sangat antusias, dengan banyak yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Salah seorang peserta, Siti Aisyah, mengungkapkan harapannya, "Saya berharap bimbingan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tanggung jawab saya sebagai istri dan ibu nantinya, serta bisa membangun rumah tangga yang harmonis." Sementara itu, peserta lain, Ahmad Rizki, menambahkan, "Materi yang disampaikan sangat bermanfaat, terutama tentang bagaimana menjadi pemimpin yang baik di dalam rumah tangga. Semoga saya bisa menerapkannya setelah menikah nanti."
Melalui kegiatan bimbingan perkawinan ini, diharapkan para calon pengantin dapat mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan pernikahan dengan penuh kesadaran akan tanggung jawab dan peran masing-masing, serta menciptakan keluarga yang harmonis dan penuh berkah.(idear)